Sunday, August 3, 2008

Caribbean Parade

Hari ini adalah hari dimulainya Caribbean Parade. Biasanya seluruh masyarakat kepulauan Caribbean yang ada di seluruh kawasan North America berkumpul di Toronto demi acara ini. Semalam di saluran Local News, beberapa peserta acara Parade begitu antusias waktu diwawancarai. Mereka tidak sabar lagi untuk menunggu hari esok. Begitu juga aku...penasaran gimana sih budaya Caribbean itu...

Cerita sedikit mengenai kepulauan Caribbean ini. Caribbean merupakan kepulauan yang berada disebelah selatan timur laut Amerika. Ada sekitar 13 negara dan 12 negara bagian di kepulauan tersebut. Kepulauan Carribean sangat terkenal dengan keindahan lautnya. Disana juga terdapat negara yang memiliki penduduk beragama muslim terbanyak yaitu Negara Trinidad and Tobago dan disana pulalah, tidak begitu jauh dari kepulauan tersebut, terdapat daerah yang paling misterius di dunia yaitu kawasan segitiga bermuda atau Triangle Bermuda.

Minggu ini adalah long weekend, karena hari senin merupakan libur nasional. Hmm bisa dibayangkan bagaiman hebohnya acara itu, pasti banyak yang ikut menyaksikannya.

Acaranya sendiri diadakan di sepanjang jalan Ontario Dr menuju Lake Shore Blvd West di dekat danau Ontario. Danau yang luas seperti lautan. Sejauh mata memandang kita hanya melihat air. Awalnya aku pikir ini adalah lautan karena begitu luasnya, tapi bukan. Ini adalah danau Ontario yang airnya mengalir menuju air terjun niagara. Dari rumah, sekitar setengah jam perjalanan. Cukup jauh tapi mengingat di Toronto tidak semacet jakarta, jadi tidak perlu pusing dan buru-buru ke sana.

Tepat sekali, sewaktu kaki sudah memasuki kawasan parade, kita bisa melihat begitu banyak warga kulit hitam yang datang. Konon katanya meraka tidak suka dipanggil dengan sebutan 'Negro" karena itu sebutan bagi para budak. Mereka lebih memilih disebut sebagai 'black man' dari pada 'negro'. Mereka yang datang tidak hanya datang melihat begitu saja tapi lengkap dengan segala perlengkapan layaknya sedang melakukan piknik. Dengan Box besar, mereka membawa makanan, minuman, tikar, kursi lipat, dan payung. Lucunya tidak hanya membawa anak dan istri ada juga yang membawa serta anjing peliharaannya!

Benar kata orang dimana ada keramaian disitu roda perekonomian berputar. Sepanjang jalan menuju lokasi, kita bisa melihat orang-orang berjualan, dari minuman dan makanan hingga souvenir ala Caribbean. Aah jadi ingat pedagang kaki lima di pasar raya Padang.

Dalam ingatanku, pawai di kampungku biasanya dimulai dari GOR Haji Agus Salim terus berarak di sepanjang jalan Rasuna Said, melewati Kantor Gubernur hingga Lapangan Imam Bonjol, dan kemudian selesailah pawai tersebut. Kita bisa menyaksikan pawai dengan gratis di pinggir jalan sambil menyerut ice cream tong tong yang siap meleleh dalam beberapa menit jika tidak segera menyerutnya. Kemeriahan telah terbayang , tak sabar rasanya menunggu parade dimulai, mengingat waktu sudah menunjukkan pukul satu siang.

Ternyata parade ini beda, jika di kampungku nontonnya gratis, tapi disini, kita mesti bayar $25 kalau ingin mendekati pinggir jalan.

Tiba-tiba suara dentuman musik keras terdengar dari truk-truk besar. Ternyata parade ini dilengkapi dengan truk-truk pengangkut sound system. Truk-truk ini juga mengangkut makanan bagi para peserta dan tidak ketinggalan toilet! Wow benar-benar acara yang sangat memfasilitasi peserta, jika mereka kebelet, mereka tidak perlu keluar jalur parade untuk mencari toilet terdekat, cukup ngantri di toilet berjalan.

Musik bertalu diiringi dengan arakan hiasan-hiasan yang hampir mirip dengan Reok Ponorogo asli Indonesia :-) Bedanya yang ini tidak diusung di kepala tapi ditarik dengan tangan karena hiasan ini di beri roda untuk memudahkan penariknya. Hiasannya begitu warna warni begitu juga pesertanya, mereka mengenakan pakaian warna warni dan umbul-umbul serta topi-topi Pirate (Bajak Laut). Memang, Caribbean terkenal dengan Pirate -nya. Kalau melihat pakaian yang seadanya dari peserta Parade, kita hampir bisa melihat "isi dalam" nya ketika penari mulai bergoyang karena hentakkan musik yang begitu kuatnya dan cuma satu yang ada di kepala saat itu, SEX karena semuanya bergoyang kesetanan sambil mendekatkan badan mereka satu sama lain seperti ingin melakukan hubungan sex.

Terbayang oleh ku jika FPI ada saat ini, mungkin FPI akan segera datang tapi tidak untuk melihat namun untuk membubarkan... segera!

Keseluruhan acara cukup meriah, cuma sayangnya acara ini kurang well organize, dan sepertinya tidak memiliki konsep acara yang jelas. Peserta pawai sibuk dengan diri mereka masing-masing, ada yang joget "ajep-ajep", ada yang makan dan minum, ada yang berfoto, ada yang hilir mudik sesuka hati, ada yang ngantri makanan, ada yang ngantri ke toilet..semua bercampur aduk seperti bubur ayam. Mereka tidak peduli dengan penonton yang begitu banyak menyaksikan mereka. Ini benar-benar hanya melihat segerombolan orang yang lagi berkumpul....

Tadinya aku ber expectasi lebih akan suatu acara yang waah karena mengingat ini acara yang diadakan hanya sekali setahun dan seluruh warga Caribbean berkumpul dan berpesta. Tapi ternyata tidak sebanding dengan tiket $25 yang kita keluarkan. Rasanya lebih indah pawai 17 Agustusan di kampungku, lebih penuh dengan nilai-nilai moral, budaya, estetika dan religi. Mudah-mudahan itu juga bukan hanya tinggal simbol di pawai saja tapi masih melekat pada setiap diri warganya..mudah-mudahan...

Saturday, 2 August 2008

No comments: